Stok Oksigen Langka,Penderita Isoman Kebingungan

Probolinggo
Sejumlah agen oksigen di Kota Probolinggo mengalami kekosongan oksigen. Kondisi ini sudah berlangsung sejak lusa lalu. Tepatnya setelah kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melonjak drastis.

Media mendatangi beberapa distributor maupun agen oksigen di Kota Probolinggo. Hasilnya hampir semuanya mengalami kondisi yang sama. Jikalau pun ada, volume pengisian tidak melebihi 1 M3
“Kosongnya sejak dua hari lalu, paginya itu dikirimi beberapa tabung tapi sorenya sudah habis. Sampai hari ini sudah kehabisan karena pabrik enggak produksi,” jelas pemilik UD.Syarifa Gas ,Bambang saat ditemui di toko miliknya di Jalan KH.Dahlan Kelurahan Kanigaran Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.Sabtu (17/7/2021).
Pria parubaya ini sempat bertanya pada suplier utamanya. Dia diberitahu bahwa ada pengalihan distribusi oksigen. Selama beberapa waktu kedepan.
Seiring berhentinya pengiriman, permintaan diakuinya melonjak drastis. Beberapa calon pembeli bahkan mendatangi tokonya berulang kali. Guna memastikan ketersediaan oksigen sudah ada.

“Banyak yang minta oksigen untuk orang sakit di rumah. Ini tadi yang telepon maupun yang datang kesini ada 30 orang, saya jelaskan apa adanya kosong ya kosong nanti kecelik. Kalau ada pasti saya layani karena ini urusan nyawa dan kemanusiaan,” terang Bambang
Ia menuturkan baru kali ini mengalami kekosongan stok oksigen. Walau pandemi Covid-19 telah berlangsung selama 1,5 tahun, namun pasokan oksigen lancar. Dia mendapatkan stok oksigen dari distributor Samator.
Dari distributor dia juga mendapatkan informasi tentang ketersediaan oksigen. Kondisi ini juga terjadi di Jawa Timur, terutama di Surabaya juga Malang. Ketersediaan oksigen di wilayah tersebut juga telah menipis.

“Belum ada kepastian isi lagi kapan, dari pabrik bilang begitu, baru kali ini seperti ini kolaps semua,” ujarnya.
Dalam kondisi normal, Bambang bisa melayani hingga 50 pembeli setiap harinya. Harga untuk isi ulang tabung kecil kapasitas 1 M3 harganya Rp 75 ribu. Sementara untuk kapasitas 6 M3 harganya Rp 120 ribu.
Untuk tabung kecil bisa digunakan selama 3 jam nonstop. Sementara untuk tabung besar bisa digunakan selama 18 jam nonstop. Mayoritas pembeli oksigen adalah orang sakit yang dirawat di rumah,” ujarnya.(gho/yu)

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai