
Probolinggo
Dalam bahasa sansekerta, cemani berarti hitam pekat. Nah, dari asal kata ini, tentu kita bisa menduga, ayam cemani artinya adalah ayam yang berwarna hitam.
Memelihara ayam cemani selain sebagai hobi juga bisa mendatangkan keuntungan finansial.Minggu (15/07/21)
Inilah yang dilakoni Bahrul Ulum warga di Jalan Kerpangan, Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo.
Dia Hobi memelihara ayam cemani dengan harapan bisa melestarikan salah satu kekayaan fauna asli Indonesia.
Untuk mencapai niat itu, lahan berukuran 5 x10 meter di samping rumahnya
Ada juga proses pengembangbiakan antara ayam hutan hijau dengan ayam Cemani Alhamdulilah Berhasil dimulai dari penetasan telur dan pemeliharaan hingga ayam dewasa.
Saat ini terdapat sedikitnya kurang lebih 10 ekor ayam peliharaan yang terdiri dari ayam cemani ayam hutan ayam brahma.
Ayam cemani merupakan kelas unggulan karena seluruh bagian tubuh ayam berwarna hitam pekat termasuk pada bagian lidah dan tenggorokan.
Bahrul ulum mengatakan Ayam cemani dewasa harga jual bisa lebih mahal, mencapai 3 juta hingga 2,5 per ekor tergantung kwalitas ucapnya.
Menurut Bahrul ulum memelihara ayam cemani tidaklah sulit. Selain pemberian pakan, yang tak kalah penting adalah membersihkan kandang secara rutin. Hal ini demi menjaga ayam cemani tumbuh dengan sehat serta menghindari wabah flu burung.
Dengan memelihara ayam cemani tidak hanya soal keuntungan bisnis, tetapi juga demi menjaga kelestarian ayam asli Indonesia sekaligus sebagai sarana edukasi bagi generasi muda.
Masyarakat Indonesia sendiri, ayam cemani masih dianggap sebagai hewan mistis yang kerap digunakan sebagai pelengkap ritual,” sebutnya
(Yuli)

Tinggalkan komentar