
Probolinggo
Sepinya penjualan jam tangan membuat sejumlah pedagang jam tangan kaki lima di Kota Probolinggo mengeluh beralih terima perbaikan jam tangan atau jadi tukang servis jam tangan,beliau mulai buka pukul 09.00 sampai 13.00 Wib.Rabu (22/12/21).
Muhammad Tamin (51) tahun salah satu tukang servis jam tangan yang mempunyai tiga anak ini,beliau kerja mulai tahun 1988 sampai sekarang tahun 2021.
Dulu saya di dalam Pasar gotong royong semenjak kebakaran Pasar goyong royong saya pindah di samping pintu pasar gotong royong, di Jalan Panglima Sudirman Pasar Gotong royong Kota Probolinggo, saat ini servis jam tangan sepi saat pandemi covid 19.

Muhammad Tamin mengakui, turunnya servis jam tangan ini sejak adanya pandemi, bahkan terlalu sepinya orang mau servis jam tangan , dalam satu hari kadang hanya menyervis dua jam tangan dan malah kadang tidak ada sama sekali,biarpun sepi saya syukuri saja karna keahlian saya cuma tukang servis jam.
Menurut Muhammad Tamin menyikapi sepinya servis jam tangan, dirinya bersama beberapa servis jam tangan lain yang memilih untuk tetap bertahan dengan situasi pandemi saat ini.ungkapnya

Tinggalkan komentar